Wednesday, March 6, 2019

Fancy restaurant

I will tell you a secret. Malam ini tak ada hal mengejutkan, tentu saja. Mungkin aku telah terlalu terbiasa terhadap kondisi-kondisi yang serba sama setiap harinya. Kau tau rasa dimana kau telah berkali-kali makan di sebuah warung yang sama setiap harinya. Bukannya bosan, tapi kau sudah hafal rasanya. Tak ada hal yang berbeda. Namun berbeda dengan rasa bosan. Lalu dimana letak rahasianya? Rasa takut yang kupunya akan rasa terbiasa itu mungkin akan jadi tak bagus. Apa kau bisa memahaminya? 

Mungkin ini adalah suatu pertanda. Bahwa aku harus mengganti sebuah sudut pandang akan sebuah titik yang akan kuutamakan pada pikiran dan hati. Bahwa aku harus mulai mementingkan hal lain yang telah kukesampingkan karena memenuhi sebuah keingintahuan akan sesuatu. Apa kau pernah merasakan bahwa apapun yang kau lakukan adalah hal yang menurutmu penting? 

Di malam yang belum terlalu malam ini aku ingin kau mengetahui bahwa yang kau kira menyenangkan tak selalu terasa menyenangkan. Seperti jika kau mengetahui suatu hal mengenai apa yang dipikirkan oleh seseorang namun hal itu bukannya memberikan kebaikan untukmu, malah menyulitkanmu. Seperti jika kau menginginkan sesuatu dan kau mendapatkannya karena kau tau caranya namun kau tak merasa senang karena tak berarti orang lain akan merasakan hal yang sama sepertimu. Seperti jika kau telah mampu membuat hal yang kau kira baik kepada orang lain namun kau malah merasa bahwa kau tak cukup baik. 

Beberapa hal di atas pun sepertinya telah menjadi sebuah rasa yang biasa. Tidakkah kau kira itu bukanlah suatu rasa yang menyenangkan untuk menjadi biasa merasakan hal yang tak terasa menyenangkan? Dan kau bukannya merasa bosan, namun kau perlu untuk mencoba rasa yang baru. Aku tak merasa bosan namun aku telah menjadi orang yang membosankan. Orang yang membosankan adalah orang yang tak terlalu mengetahui banyak hal. Kurasa aku harus mengetahui lebih banyak hal lain. Kurasa aku akan pergi ke warung yang berbeda. Kuharap hal itu semudah kau pergi ke warung baru dan memesan makanan yang berbeda setiap harinya sehingga kau mempunyai pengecap yang kaya rasa. Namun setiap warung pada kenyataannya ternyata menggunakan beberapa bumbu yang tak berbeda. 

Disaat seperti inilah kau merasa untuk mengganti pilihanmu. Go to the fancy restaurant, for example.

No comments:

Post a Comment