Wednesday, January 16, 2019

Ilusi

Malam kembali menyapa. Sama seperti sebelumnya. Pun tak ada yang dapat lagi mengganggu pikirannya lebih dari ia yang terus mengorek isi kepalanya mencari sesuatu yang tak pernah ada. “Benarkah ia telah pergi?”, tanyanya. Namun ia telah dapat menjawab pertanyaannya sendiri seolah jawaban itu telah ada dalam kepalanya tanpa ia sadari.

Ilusi. Adalah jawabannya.

Ia menyadari ini adalah hal baik yang dapat ia rasakan dalam beberapa waktu terakhir. Bahwa ia tak harus merasa tak yakin dan ketakutan akan sesuatu. Kau dapat memberikan apa saja yang kau punya karena apa yang kau punya itu tak akan kau bawa sampai kau mati kelak.

No comments:

Post a Comment