Thursday, August 24, 2017

sekelompok pertanyaan

bagaimana mungkin aku bisa merasakan perasaan yang seperti ini? apakah normal jika kau membiarkan seseorang bebas melakukan apapun terhadapmu meskipun kau tak menyukainya, bahkan itu merugikanmu, atau menyakitimu? bagaimana mungkin kau bisa menyebutnya suatu kenormalan? pada siapakah aku dapat melontarkan semua pertanyaan tersebut? selain pada diriku sendiri? lalu bagaimana aku harus menjawab semua pertanyaan itu? dan mengapa aku harus bersusah-susah untuk mempertanyakannya? apakah setiap orang pernah mempertanyakan pertanyaan yang sama? dan apakah mereka menemukan jawabannya?

bahkan terkadang aku tak dapat mendefinisikan sebuah perasaan yang sedang kurasakan. apakah itu suatu kenormalan juga? entah sampai kapan aku akan terus menuliskan pertanyaan-pertanyaan ini. aku menunggu hingga suatu saat aku akan menuliskan sebuah jawaban ataupun semua jawaban akan semua pertanyaan-pertanyaan itu. olehku sendiri, bukan oleh orang lain. namun aku tak yakin. aku tak yakin dapat memahami semua ini. apakah ini semua diciptakan untuk dipahami sepenuhnya? atau hanya sebagian saja? lalu bagaimana kau dapat merasa yakin akan sesuatu? seberapa besar rasa yakinmu terhadap sesuatu? bukan terhadap hal yang telah ada pada textbook. namun hal yang ada dalam kepalamu. apakah kau benar-benar punya waktu untuk memikirkannya? apakah waktu yang kau miliki sebegitu banyaknya hingga kau dapat terus memikirkannya hingga menemukan jawabannya? atau kau hanya membiarkan semuanya terjebak dan terkurung begitu saja hingga pada saatnya tiba? 

aku mengingatnya. jika kau dapat menjawab pertanyaanmu maka kau akan melupakan semua pertanyaan itu. namun apa yang terjadi setelahnya? kau mendapat sejumlah pertanyaan baru. benarkah? benarkan ini semua tak kan pernah ada habisnya? sampai kapan? sampai kau tak dapat berpikir lagi? selama itukah? apakah orang dewasa selalu menjadi membosankan? karena memiliki begitu banyak pertanyaan dalam kepalanya. apakah kau telah dewasa? apakah telah cukup dewasa untuk memikirkan semuanya? apakah dewasa itu? 

apakah kau sendiri? apakah kau merasa sendiri? jawabannya adalah kau tak sendiri maka tak perlu merasa sendiri. mengapa tak perlu merasa sendiri sedangkan kau jelas merasakan kesendirian? karena itu hanyalah mindset dan kau sendiri yang memilih untuk menyendiri. mengapa aku harus menyendiri padahal sebenarnya aku tak ingin? karena kau tak punya cara lain untuk menyelamatkan dirimu dari hal yang tak kau sukai dan tak punya cara untuk mendapatkan hal yang kau mau. mengapa aku tak bisa mendapatkan hal yang aku mau? karena kau tak memerlukannya. tapi aku ingin? maka kejarlah. bagaimana? pikirkan lalu lakukanlah....

No comments:

Post a Comment